Skip to main content

MANUSIA JATUH KEDALAM DOSA (KEJADIAN 3:1-24)



Tuhan memberi perintah kepada manusia “semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang  yang baik dan  jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya pastilah engkau mati” (Kej. 2:16-17).

Perintah Allah telah diabaikan oleh manusia sehingga mereka jatuh kedalam dosa dan upahnya ialah maut (Roma 6:23) yaitu kebinasaan. Dosa Adam dan Hawa membuat seluruh umat manusia berdosa (Roma 5:12). Adam dan Hawa memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat, sehingga mereka dikutuk oleh Allah. kutukan tersebut tidak hanya berlaku bagi manusia saja, melainkan bagi tanah dan ular yang telah membohongi mereka untuk menikmati buah larang itu. Adapun kutukan yang diberikan Tuhan adalah

DIKUTUK OLEH ALLAH
HUKUMAN ATAU KUTUKAN
ADAM
 Tanah terkutuk dan bersusah payah mencari rejeki seumur hidupnya
Semak duri dan rumput duri akan dihasilkan dan tumbuhan-tumbuhan di padang akan menjadi makanan manusia (3:17-19)
HAWA
Bersusah payah saat mengandung dan merasakan kesakitan disaat melahirkan anak
Suami akan berahi atas istri
Suami berkuasa atas istri (Kej. 2:16)
ULAR
Ular dan manusia bermusuhan
Ular meremukkan tumit manusia dan Manusia meremukkan tumit ular
Terkutuk diantara seluruh ternak dan diantara segala binatang
Dengan perut ular akan menjalar dan ia memakan debu seumur hidupnya (Kej. 3:14-15)


AKTIFITAS ANAK
  1. Menjelaskan kepada anak bahwa manusia telah berdosa dan mendapat hukuman dari Allah
  2. Anak-anak diajari supaya mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya
  3. Anak-anak diminta untuk menyebutkan apa saja yang disebut dosa
  4. Anak-anak diminta supaya menyebutkan siapa nama orang pertama yang berdosa
  5. Anak-anak harus mendengarkan orang tua, guru sekolah minggu dan guru di sekolah supaya tidak mendapat hukuman


Comments

Popular posts from this blog

PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA

PERMULAAN DAN PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA Teologi perjanjian lama tidak pernah terlepas dari teologi alkitabiah dan telah mengalami perkembangan, yaitu: a.       Sejak reformasi hingga pencerahan Prinsip golongan Protestan “sola scriptura” (hanya dengan alkitab saja) menjadi sorak peperangan dari gerakan reformasi terhadap teologi skolastik dan tradisi kekuasaan gereja dengan memberikan sumber perkembangan teologi alkitabiah dalam penafsiran alkitab ( sui ipssius ). Teologi alkitabiah dipakai dalam dua arti, yaitu 1)sebuah teologi yang ajarannya bersumber dan berdasarkan alkitab saja; 2) teologi yang dikandung oleh alkitab itu sendiri. Hermeneutika Luther “sola scriptura” serta prinsipnya “was Christum treibet” dan juga dualisme antara isi dan jiwa menghalanginya untuk mengembangkan teologi alkitabiah.   Kemudian dikembangkan oleh O. Glait dan Andreas Fischer, kemudian Walfgang Jacob Christman dalam bukunya yang berjudul Teutsche...

ENGKAU BERHARGA DI MATA ALLAH (Yesaya 43:1-7)

Saya menyapa saudara/saudari yang terkasih didalam nama Tuhan, “syalom”. Saya bersyukur kepada Tuhan dan saya juga berterimakasih kepada bapak gembala dan ibu gembala , yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan pada pagi hari ini untuk kita semua. Saya membawa renungan dari Kitab Yesaya 43:1-7.   Kita akan baca ayat ini, dan saya minta ayat yang ganjil dibacakan oleh pria dan ayat yang genap dibacakan oleh wanita. Tema yang saya bawakan untuk kita hari ini yaitu “engkau berharga dimata Allah”.   Ilustrasi : Sebelum saya menyampaikan firman Tuhan, saya pernah menonton sebuah film, Dimana dalam sebuah film ini menceritakan tentang seorang pria yang hebat, dia selalu juara 1 dalam memenangkan perlombaan baddminton, dengan kehebatan yang dia miliki dia sangat dikagumi oleh banyak orang dan dipandang orang dengan berharga karena dia membawa nama Negaranya. Namun, dengan beberapa tahun kemudian, karena dia sedang mengalami penyakit dia terpaksa ...

PSL-7 AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.