Skip to main content

4 CARA SESEORANG MENANGGAPI FIRMAN ALLAH



Kita sering mendengarkan firman Allah yang disampaikan oleh pelayan-pelayan Tuhan di gereja, sekolah Kristen maupun di kelompok atau komunitas kristiani. Firman Allah merupaakan Allah sendiri yang mengungkapkan diri-Nya kepada manusia agar dapat menaati seluruh perintah Allah dan melakukannya. Firman Allah dapat mengubah kehidupan setiap orang, jika mereka dapat menanggapi dan memahaminya dengan baik. Firman Allah akan hidup pada hati yang baik dan subur, yang selalu bersedia setiap saat mempersiapkan hatinya untuk  menerima kebenaran firman Allah.

Firman Allah dapat bertumbuh dan berbuah dalam hati manusia, apabila hati itu subur dan mau memberi buah dari firman yang diberikan Allah. firman akan hidup, jika dihidupi didalam hidup kita, artinya memberikan hidup kepada kita yaitu manusia yang benar-benar rindu akan firman Allah yang hidup tersebut. Setiap orang dapat mendengar firman dan diberikan kesempatan kepada setiap manusia yang memberikan telinga dan hati untuk memperhatikan, namun semua orang yang mendengar tersebut tidak semuanya dapat menanggapi firman itu dengan baik. Meskipun mereka telah menghidupi firman itu dalam kehidupan setiap hari, namun seiring waktu yang berlalu mereka tidak lagi mempercayai firman Allah oleh karena masalah dan persoalan hidup yang datang dalam hidup mereka. Adapun tanggapan setiap orang dalam mendengar firman Allah, yaitu:
1.     Firman yang jatuh dipinggir jalan dan datanglah burung  dan memakannnya sampai habis. Orang yang telah mendengar firman tapi tidak lama kemudian firman itu diambil iblis sehingga ia kembali seperti keadaan semula ketika tidak mendengar firman Allah. memberi diri mendengar, belum tentu bertahan dalam menghidupi apa yang sudah didengarnya.
2.     Firman Allah yang jatuh di tanah yang berbatu-batu dan segera tumbuh tapi karena tanahnya tipis maka layulah ia karena tidak tahan sinar matahari, yaitu orang-orang yang mendengar firman dengan gembira, namun mereka tidak berakar dan tahan sebentar dan pada akhirnya murtad karena adanya penindasan dan penganiayaan. Mereka tidak menyukai kesakitan disaat mengikut Yesus dan lebih memilih untuk mengenakan daging dari pada menyalibkan daging untuk menjadi milik Kristus.
3.     Firman yang jatuh ditangah semak duri dan tumbuh dan bertambah besar, namun bertumbuh juga semak duri tersebut sehingga menghimpitnya sampai mati sehingga ia tidak berbuah. Orang yang mendengar firman Allah yang kuatir dan gelisah sebab harta dan kekayaan dunia menggoda dirinya sehingga ia memilih untuk pergi dari Allah.
4.     Firman Allah yang jatuh ditanah yang baik dan subur sehingga bertumbuh dan berbuah, ada yang tiga puluh lipat, enam puluh lipat dan seratus kali lipat.

Comments

Popular posts from this blog

PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA

PERMULAAN DAN PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA Teologi perjanjian lama tidak pernah terlepas dari teologi alkitabiah dan telah mengalami perkembangan, yaitu: a.       Sejak reformasi hingga pencerahan Prinsip golongan Protestan “sola scriptura” (hanya dengan alkitab saja) menjadi sorak peperangan dari gerakan reformasi terhadap teologi skolastik dan tradisi kekuasaan gereja dengan memberikan sumber perkembangan teologi alkitabiah dalam penafsiran alkitab ( sui ipssius ). Teologi alkitabiah dipakai dalam dua arti, yaitu 1)sebuah teologi yang ajarannya bersumber dan berdasarkan alkitab saja; 2) teologi yang dikandung oleh alkitab itu sendiri. Hermeneutika Luther “sola scriptura” serta prinsipnya “was Christum treibet” dan juga dualisme antara isi dan jiwa menghalanginya untuk mengembangkan teologi alkitabiah.   Kemudian dikembangkan oleh O. Glait dan Andreas Fischer, kemudian Walfgang Jacob Christman dalam bukunya yang berjudul Teutsche...

ENGKAU BERHARGA DI MATA ALLAH (Yesaya 43:1-7)

Saya menyapa saudara/saudari yang terkasih didalam nama Tuhan, “syalom”. Saya bersyukur kepada Tuhan dan saya juga berterimakasih kepada bapak gembala dan ibu gembala , yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan pada pagi hari ini untuk kita semua. Saya membawa renungan dari Kitab Yesaya 43:1-7.   Kita akan baca ayat ini, dan saya minta ayat yang ganjil dibacakan oleh pria dan ayat yang genap dibacakan oleh wanita. Tema yang saya bawakan untuk kita hari ini yaitu “engkau berharga dimata Allah”.   Ilustrasi : Sebelum saya menyampaikan firman Tuhan, saya pernah menonton sebuah film, Dimana dalam sebuah film ini menceritakan tentang seorang pria yang hebat, dia selalu juara 1 dalam memenangkan perlombaan baddminton, dengan kehebatan yang dia miliki dia sangat dikagumi oleh banyak orang dan dipandang orang dengan berharga karena dia membawa nama Negaranya. Namun, dengan beberapa tahun kemudian, karena dia sedang mengalami penyakit dia terpaksa ...

PSL-7 AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.