Skip to main content

Sifat-sifat seorang gembala yang baik



Gembala sidang wakil Allah bagi gereja-Nya di dunia ini karena mereka yang bertangungjawab atas pertumbuhan rohani dan keselamatan dari jemaat. Orang-orang didalam gereja memperoleh firman yang benar karena dari gembala dan mereka bisa murtad karena dari gembala juga karena tidak bisa memberi bekal yang cukup untuk kepercayaan mereka kepada Kristus. Selain itu, gembala juga harus bisa menjadi teladan bagi jemaat didalam perkataan, perbuatan dan pelayanannya karena itu seorang gembala harus bisa memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
a.      Sadar bahwa jemaat yang dilayaninya adalah domba-domba Allah yang dipercayakan dan ia tidak memiliki hak apapun selain mengembalakannya dengan baik sesuai kehendak Allah sebagai gembala yang baik
b.     Mempunyai relasi yang baik dengan jemaat
c.      Tidak membeda-bedakan jemaat atau memperlakukan setiap jemaat dengan perlakuan yang sama
d.     Memimpin dengan motivasi yang benar yaitu untuk kemuliaan Allah, bukan untuk mencari kepentingan diri sendiri
e.      Memelihara, mengajari dan membimbing jemaat dengan firman Tuhan yang benar sesuai kehendak Allah
f.      Gembala dan jemaat bersama-sama memberitaka injil (menjadi kawan sekerja Allah)

Comments

Popular posts from this blog

PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA

PERMULAAN DAN PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA Teologi perjanjian lama tidak pernah terlepas dari teologi alkitabiah dan telah mengalami perkembangan, yaitu: a.       Sejak reformasi hingga pencerahan Prinsip golongan Protestan “sola scriptura” (hanya dengan alkitab saja) menjadi sorak peperangan dari gerakan reformasi terhadap teologi skolastik dan tradisi kekuasaan gereja dengan memberikan sumber perkembangan teologi alkitabiah dalam penafsiran alkitab ( sui ipssius ). Teologi alkitabiah dipakai dalam dua arti, yaitu 1)sebuah teologi yang ajarannya bersumber dan berdasarkan alkitab saja; 2) teologi yang dikandung oleh alkitab itu sendiri. Hermeneutika Luther “sola scriptura” serta prinsipnya “was Christum treibet” dan juga dualisme antara isi dan jiwa menghalanginya untuk mengembangkan teologi alkitabiah.   Kemudian dikembangkan oleh O. Glait dan Andreas Fischer, kemudian Walfgang Jacob Christman dalam bukunya yang berjudul Teutsche...

ENGKAU BERHARGA DI MATA ALLAH (Yesaya 43:1-7)

Saya menyapa saudara/saudari yang terkasih didalam nama Tuhan, “syalom”. Saya bersyukur kepada Tuhan dan saya juga berterimakasih kepada bapak gembala dan ibu gembala , yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan pada pagi hari ini untuk kita semua. Saya membawa renungan dari Kitab Yesaya 43:1-7.   Kita akan baca ayat ini, dan saya minta ayat yang ganjil dibacakan oleh pria dan ayat yang genap dibacakan oleh wanita. Tema yang saya bawakan untuk kita hari ini yaitu “engkau berharga dimata Allah”.   Ilustrasi : Sebelum saya menyampaikan firman Tuhan, saya pernah menonton sebuah film, Dimana dalam sebuah film ini menceritakan tentang seorang pria yang hebat, dia selalu juara 1 dalam memenangkan perlombaan baddminton, dengan kehebatan yang dia miliki dia sangat dikagumi oleh banyak orang dan dipandang orang dengan berharga karena dia membawa nama Negaranya. Namun, dengan beberapa tahun kemudian, karena dia sedang mengalami penyakit dia terpaksa ...

PSL-7 AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.