Skip to main content

PEMIMPIN YANG FLEKSIBILITAS (Kisah Para Rasul 8:26-40)



Pemimpin yang diiimpikan semua orang adalah pemimpin yang bisa beradaptasi dimanapun ia berada, baik tempat baru atau tempat dimana ia berada saat itu juga.  Pemimpin yang baik adalah pribadi yang siap memimpin dimanapun ia ditempatkan, baik ditempat yang kering maupun basah, artinya pemimpin yang di ditempatkan didaerah yang baik penuh dengan berkat atau tempat yang penuh derita. Kepemimpinan seperti memilih pasangan (hidup dalam suka dan duka/menerima dalam suka dan duka), yaitu harus menerima dalam suka duka, artinya seorang pemimpin juga harus bisa bertahan dalam suka dan duka didalam kepemimpinannya. Ada beberapa hal yang harus kita pelajari dari seorang pemimpin yang fleksibilitas didalam Perjanjian Baru, yaitu seorang rasul atau murid Yesus Kristus yang bernama Filipus.
1.     Filipus memanfaatkan waktu yang ada untuk memperkenalkan Kristus dalam kehidupan sida-sida Etiopia supaya ia dapat memperoleh keselamatan.
2.     Melihat tangungjawab seorang pemimpin sebelum ia memimpin sehingga ia tidak mudah memberikan kepada orang lain tangungjawab kepemimpinannya sendiri (ay. 25)
3.     Filipus tidak  menunutut jalannya sendiri, melainkan menyerahkan tujuannya di tangan Tuhan (ay. 26-28). Untuk itu seorang pemimpin harus menjadikan doa sebagai tulangpungung kepemimpinannya.  Doa sebagai bentuk penyerahan hidup kepada Tuhan, supaya memimpin segala kepemimpinannya (Tuhan yang memimpin).
4.     Filipus mendengar malaikat atau pewahyuan dari Allah. dimana Filipus mengetahui apa yang dikehendaki Tuhan didalam hidupnya. Seorang pemimpin harus mengalami Tuhan dan kepemimpinannya supaya dapat membawa orang lain kepada Tuhan, karena mustahil kita mengajak seseorang tanpa kita mengalami terlebih dahulu Tuhan yang kita kenal. Pemimpin yang sudah mengalami Tuhan, perkataanya akan didengarkan oleh orang lain (ay. 29)
5.     Membagi relasi, dimana apa yang kita miliki dan alami kita sampaikan kepada orang lain. Seperti Filipus membagikan pengalaman dan relasinya dengan Kristus kepada Sida-sida tersebut, sehingga orang tersebut juga mendengar dan membangun hubungan yang baik dengan Tuhan juga. (ay. 30-33)
6.     Filipus juga memenuhi kebutuhan religius dari sida-sida Etiopia (ay. 34-37)
7.     Menampilkan relevansi kehidupan sekarang untuk kemudian hari. Sebab kepemimpinan bukan lah prestasi melainkan perjuangan yang digapai dan bukan mimpi sebagia bunga tidur.
8.     Filipus memimpin suatu keputusan dimana satu titik yang diinginkan sida-sida tersebut. Tindakan Filipus terhadap Sida-sida menentukan pengambilan keputusan yang terbaik didalam kehidupannya sendiri. Keputusannya sangat mempengaruhi kehidupannya di masa yang akan datang.


Comments

Popular posts from this blog

PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA

PERMULAAN DAN PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA Teologi perjanjian lama tidak pernah terlepas dari teologi alkitabiah dan telah mengalami perkembangan, yaitu: a.       Sejak reformasi hingga pencerahan Prinsip golongan Protestan “sola scriptura” (hanya dengan alkitab saja) menjadi sorak peperangan dari gerakan reformasi terhadap teologi skolastik dan tradisi kekuasaan gereja dengan memberikan sumber perkembangan teologi alkitabiah dalam penafsiran alkitab ( sui ipssius ). Teologi alkitabiah dipakai dalam dua arti, yaitu 1)sebuah teologi yang ajarannya bersumber dan berdasarkan alkitab saja; 2) teologi yang dikandung oleh alkitab itu sendiri. Hermeneutika Luther “sola scriptura” serta prinsipnya “was Christum treibet” dan juga dualisme antara isi dan jiwa menghalanginya untuk mengembangkan teologi alkitabiah.   Kemudian dikembangkan oleh O. Glait dan Andreas Fischer, kemudian Walfgang Jacob Christman dalam bukunya yang berjudul Teutsche...

ENGKAU BERHARGA DI MATA ALLAH (Yesaya 43:1-7)

Saya menyapa saudara/saudari yang terkasih didalam nama Tuhan, “syalom”. Saya bersyukur kepada Tuhan dan saya juga berterimakasih kepada bapak gembala dan ibu gembala , yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan pada pagi hari ini untuk kita semua. Saya membawa renungan dari Kitab Yesaya 43:1-7.   Kita akan baca ayat ini, dan saya minta ayat yang ganjil dibacakan oleh pria dan ayat yang genap dibacakan oleh wanita. Tema yang saya bawakan untuk kita hari ini yaitu “engkau berharga dimata Allah”.   Ilustrasi : Sebelum saya menyampaikan firman Tuhan, saya pernah menonton sebuah film, Dimana dalam sebuah film ini menceritakan tentang seorang pria yang hebat, dia selalu juara 1 dalam memenangkan perlombaan baddminton, dengan kehebatan yang dia miliki dia sangat dikagumi oleh banyak orang dan dipandang orang dengan berharga karena dia membawa nama Negaranya. Namun, dengan beberapa tahun kemudian, karena dia sedang mengalami penyakit dia terpaksa ...

PSL-7 AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.