Skip to main content

FUNGSI GEMBALA SIDANG


Menurut KBBI gembala adalah penjaga atau pemiara binatang (ternak).[1] Gembala bertugas untuk memelihara binatang kawanannya agar terhindar dari ancaman predator atau hewan pemangsa, serta merawat hewan tersebut supaya sehat dan bertumbuh dengan mmeberi makan dan minum. Gembala sangat bertangungjawab atas kelangsungan hidup ternaknya mulai dari makanan sampai tempat tinggal dan kesehatan. Didalam Alkitab Mazmur 23:1-4 seorang gembala mencukupkan kebutuhan ternaknya dengan membaringkannya di padang rumput yang hijau dan di air yang tenang, menjaga dan menuntun domba-domba supaya berjalan di jalan yang benar sehingga tidak tersesat dan menghilang.
Yohanes 10:13-15 mengatakan bahwa seorang gembala memperhatikan setiap domba dan mengenalnya satu persatu. Pengenalan gembala terhadap domba sangat penting, ini menyatakan bahwa relasi dalam penggemblaan itu adalah hal yang terpenting. Mengetahu dengan benar domba-domba yang digembalakan merupakan sebuah perhatian yang khusus diberikan untuk melihat perkembangan dari ternak tersebut.

1.     Fungsi
Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru menuliskan fungsi dari seorang gembala terhadap kawanan domba gembalaannya. Gembala sebagai pemimpin dari kawanan tersebut mempunyai tugas dan tangung jawab bagi pemeliharaan domba-domba yang telah dipercayakan kepadanya oleh Tuhan, baik kebutuhan secara jasmani maupun rohani. Seorang gembala sidang memiliki tugas-tugas yang beraneka ragam dan sangat banyak namun pada dasarnya sebagai pemimpin, pengkhotbah dan pemelihara dalam jemaat yang dilayaninya. Menurut John E. Ingouf tugas seorang gembala ialah[2]
1)     Gembala sidang bertugas memimpin jemaat melaksanakan tugasnya dan mencapai tujuannya
2)     Gembala sidang bertugas memelihara anggota-anggota gereja dan orang lain
3)     Gembala sidang bertugas memberitakan injil dan seluruh firman Allah



[1] KBBBI Offline 1.5.1.
[2] John E. Ingouf, Sekelumit Tentang Gembala Sidang, Bandung: Yayasan Literatur Baptis, 2001. Hlm 6

Comments

Popular posts from this blog

PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA

PERMULAAN DAN PERKEMBANGAN TEOLOGI PERJANJIAN LAMA Teologi perjanjian lama tidak pernah terlepas dari teologi alkitabiah dan telah mengalami perkembangan, yaitu: a.       Sejak reformasi hingga pencerahan Prinsip golongan Protestan “sola scriptura” (hanya dengan alkitab saja) menjadi sorak peperangan dari gerakan reformasi terhadap teologi skolastik dan tradisi kekuasaan gereja dengan memberikan sumber perkembangan teologi alkitabiah dalam penafsiran alkitab ( sui ipssius ). Teologi alkitabiah dipakai dalam dua arti, yaitu 1)sebuah teologi yang ajarannya bersumber dan berdasarkan alkitab saja; 2) teologi yang dikandung oleh alkitab itu sendiri. Hermeneutika Luther “sola scriptura” serta prinsipnya “was Christum treibet” dan juga dualisme antara isi dan jiwa menghalanginya untuk mengembangkan teologi alkitabiah.   Kemudian dikembangkan oleh O. Glait dan Andreas Fischer, kemudian Walfgang Jacob Christman dalam bukunya yang berjudul Teutsche...

ENGKAU BERHARGA DI MATA ALLAH (Yesaya 43:1-7)

Saya menyapa saudara/saudari yang terkasih didalam nama Tuhan, “syalom”. Saya bersyukur kepada Tuhan dan saya juga berterimakasih kepada bapak gembala dan ibu gembala , yang telah memberikan saya kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan pada pagi hari ini untuk kita semua. Saya membawa renungan dari Kitab Yesaya 43:1-7.   Kita akan baca ayat ini, dan saya minta ayat yang ganjil dibacakan oleh pria dan ayat yang genap dibacakan oleh wanita. Tema yang saya bawakan untuk kita hari ini yaitu “engkau berharga dimata Allah”.   Ilustrasi : Sebelum saya menyampaikan firman Tuhan, saya pernah menonton sebuah film, Dimana dalam sebuah film ini menceritakan tentang seorang pria yang hebat, dia selalu juara 1 dalam memenangkan perlombaan baddminton, dengan kehebatan yang dia miliki dia sangat dikagumi oleh banyak orang dan dipandang orang dengan berharga karena dia membawa nama Negaranya. Namun, dengan beberapa tahun kemudian, karena dia sedang mengalami penyakit dia terpaksa ...

PSL-7 AKU ADA KARENA DIA ADA

Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.       Aku hidup dan ku ada, kar’na Tuhan ada. Bahwa aku bisa s’mua, kar’na Dia ada.