Gembala
sebagai pemimpin mtidak mulus dalam kepemimpinannya karena menghadapi berbagai
tantangan baru yang selalu muncul dan hal tersebut meminta pemembuatan banyak
keputusan sehingga seringkali gembala mengalami kesulitan dalam menjalankan
fungsinya sebagai gembala. Untuk itu seorang gelmbala harus mengatahui bahawa
hanya Allah yang bisa memampukan untuk mengatasi setiap masalah tersebut, sebab
menjadi seorang pemimpin adalah panggilan Allah yang mendasar bagi kehidupan
pemuridan.[1]
Memimpin jemaat merupakan tanggungjawab dan keharusan yang harus dijalankan
oleh pemimpin tersebut tanpa terkecuali. Gembala memiliki fungsi penting yang
telah Tuhan taruh didalam hidupnya, yaitu:
1) Gembala
adalah pemelihara jemaat (Mazmur 23)
Memelihara
adalah tugas seorang gembala terhadap domba-domba yang ada dalam
tangungjawabnya. Gembala merawat dengan membalut disaat luka, memberi obat
disaat sakit dan menjaga supaya domba tehindar dari binatang buas atau pencuri
yang ingin memangsanya. Pemeliharaan gembala memelihara domba sebagai sebuah
kewajiban karena domba bergantung pada gembalanya, jika gembala membeiarkan
maka tersesatlah dan apabila menjaga dan menuntun maka domba tetap pada kawanan
gembala. Perhatian gembala sangat dibutuhkan oleh setiap domba-domba karena itu
harus dpantau dan dikasihi satu persatu dengan perlakuan yang sama atau tidak pilih-pilih
kasih. Demikian juga seorang gembala sidang harus menjadi pemimpin yang
memperhatikan dan mengenal setiap jemaatnya satu persatu dengan perlakuan yang
sama dan setara. Tidak membeda-bedakan jemaat atau membandingkan dengan anggota
jemaat lain seperti kekayaan, kepintaran atau bersikap nepotisme melainkan
mengindahkan setiap jemaat dengan pandangan yang sama tanpa melihat aspek
lainnya.
2) Gembala
adalah pemimpin jemaat ()
Pemimpin
merupakan seorang pembimbing yang mengarahakan orang yang dipimpinnya untuk
menjalankan sebuah visi yang telah ditetapkan dan disepakati bersama. Seorang
gembala sebagai pemimpin jemaat harus menentukan tujuan dan tugas yang
diberikan Tuhan, dengan merencakan program kerja gereja untuk dapat
melaksanakannya secara bersam-sama. Sebelum melaksanakan tugas terlebih dahulu
memperoleh pembimbingan supaya mempunyai keterampilan dalam pelaksanaan tugas. Gembala
memimpin jemaat didalam panggilan untuk memberitakan injil kerajaan Allah.
bahwa setiap orang yang dipanggil untuk percaya memiliki tangungjawab untuk
dapat memuridkan orang lain yang belum mengenal Tuhan Yesus Kristus. Gembala
membimbing jemaat kepada pengenalan Kristus Yesus melalui Firman Allah dan
relasi dengan Allah lewat perenungan isi hati Allah setiap hari, sehingga
mengalami pertumbuhan setiap waktu dan dapat menjadi saksi bagi banyak orang.
Gembala
harus memberitahu jemaat tangungjawab sebagai seorang murida adalah patuh dan
taat pada perintah sang guru yaitu Yesus Kristus untuk menjangkau jiwa-jiwa
yang belum memperoleh keselamatan sampai keujung bumi (Matius 28:18-20). Yesus
sebelum naik ke Surga memberikan tugas kepada murid-muridnya untuk menjadi
saksi sampai keujung bumi, artinya bahwa injil kerajaan Allah harus bisa
diberitakan dimanapun dan kapanpun dengan tidak takut kepada siapapun karena
Allah yang memberi kekuatan dan hikmat. Yesus memberi setiap murid kuasa melalui
Roh Kudus yang berdiam pada hidup setiap murid untuk dapat menjadi murid
Kristus yang meneruskan dan menjalankan misi Allah didunia ini (Kis. 1:8).
Yesus
memberikan sebuah telada kepada murid-Nya bahwa mereka harus rendah hati dan
lemah lembut. Setiap murid Yesus harus memiliki nilai kehidupan Yesus didalam
dirinya supaya bisa menjalankan tugas yang disampaikan Yesus dengan penuh kasih
dan kesabaran disaat menghadapi setiap masalah dan kegagaglan dalam meberitakan
injil.
Comments
Post a Comment